MasyaAllah.. ini 9 Ciri Istimewa Anak Pembawa Rezeki Untuk Orangtuanya. Para orang tua wajib baca ini!!

Tak hanyaa anak yang baik dan paatuh pada orang tuaa, ini ciri istimewaa anak pembawa rejeki untuk orangtuanyaa. Beruntunglah apabila ciri ini tersedia pada anak anda.



Semua tentu berharap memiliki anak yang baik dan patuh pada orang tua. Itu semua tidak lepas dari peran penting sebagai orang tua.

Bagaimana sikap orang tua untuk mendidik anaknya sebagaimana bisa menjadikan anak yang serupa dengan ciri-ciri ini.

Anugrah terindah ketika seseorang telah menikah adalah seorang anak, anak adalah mandat yang diberbagi oleh Allah buat pasangan suami istri, bersyukurlah bagi semua pasangan yang telah dikarunia sang anak, sebab tetap tidak sedikit diluar sana saudara-saudara kami yang belum diberbagi karunia anak oleh Allah.

Oleh sebab itu jangan sempat sekali-kali mensia-siakan sang anak. Tahukah kamu bahwa anak itu rezeki.

Tidak sedikit anak tidak sedikit rezeki, itulah ungkapan yang tidak jarang kami dengar.

Hal itu menyebutkan bahwa anak yang diamanahkan Allah terhadap kami adalah rezeki bagi orangtuanya.

Tetapi mengapa tidak sedikit orang yang tetap sulit rezekinya walau memiliki tidak sedikit anak? Sebab rezeki Allah yang membagi, mungkin terbukti orangtuanya sendiri yang menghalangi rezeki mereka sekeluarga, sebagaimana dikutip dari sahabatbunda.com

Berikut ini Ciri-Ciri anak pembawa rezeki yakni diantaranya:

1. Cinta pada Allah dan RasulNya

Anaak yang mencintai Allah dan RasulNyaa artinya rutin meenurut apa yang diperintahkaan dan menjauhi laranganNyaa, tidak menyekutukanNyaa dengan apapun dan menjadikaan Rasulullah SAW sebagaai teladannyaa.

Sejak dini anak ini telah menjadi anak yang mudah dibimbing menuju agama dan tidak keras hatinya. Kondisi itu semakin menerus bertambah seiring bertambahnya umur anak tersebut.

Mudah menerima pelajaran agama. Anak-anaak ini bakal dilimpaahi rezeki yang bisaa diberbaagi langsung padanyaa alias lewat orangtuanyaa.

2. Gemar membaca Al Quran

Beruntunglah para orangtua yang memiliki anak yang menjadikan Al Quran sebagai wacana harusnya.
Tidak sempat malas disuruh ngaji. Bahkan ngaji menjadi salah satu hobinya. Dimudahkan menghafal surah-surah dalam Alquran.

3. Suka berbuat amal saleh dan kebaapabilan

Anak ini mengerjakan keharusannya sebagai hamba Allah sejak dini, semacam shalat, puasa, zakat dan memiliki adab yang baik.

Anak yang mengangkat rezeki begitu mudah tergerak hatinya untuk meperbuat amal saleh. Hatinyaa begitu peka pada lingkungaan, mudah berbuaat baik dan gampaang diarahkaan.

4. Mengabdi pada orangtua

Anak yang menempatkan orangtuanya di atas segala-galanya. Pahaam alangkaah pentingnyaa peranan orangtuaa bagi kenasibannyaa.

Dia tidak bakal bisa membalas jasa orangtuanya. Bakti itu ditunjukkan dengan menghormatinya, mematuhi perintahnya, tidak menyakiti hatinya, dan rutin berbuat baik terhadap kedua orang tua.

Bahkaan apabila orangtuanyaa tidak sama keyakinaan / agama dengaan dirinya pun tetaap tidak menguraangi rasa hormat padanyaa.

5. Suka menuntut ilmu berguna.

Anak yang rutin haus ilmu yang berguna bagi dirinya, agama dan masyarakatnya.

Dengan keinginan sendiri dirinya melengkapi diri dengan wacana berguna, les, kursus di sela waktu luangnya, ikut terlibat dalam aktivitas sosial, kegiatan kepemudaan,

remaja mesjid alias klub-klub olahraga yang berguna.

6. Sanggup mengingatkan orangtuanya.

Sejatinyaa orangtualaah yang harus mengingatkaan anak supaya senantiasaa berada di jalaan yang benaar.

Tetapi orangtua juga manusia biasa yang penuh kelemahan dan kesalahan.

Anak yang baik bakal mengingatkan orangtuanya bila cenderung meperbuat dosa / maksiat dengan tutorial yang ma’ruf.

Haal itu diperbuat semata-maata sebab rasa cintanyaa pada mereka dan tidaak ingin mereka semaakin-menerus meperbuaat maksiaat dan jadi peenghuni neraka nantinyaa.

7. Senantiasa minta doa dan restunya.

Apapun yang hendak diperbuatnya, sejak dari kecil bahkan seusai dewasa, berhasil dan telah berkeluarga kebiasaan meminta doa restu orangtuanya tidak sempat dilupakannya.

Sebaab dirinya paham resstu orangtua adalaah adalah tiket untuk memperceepat dan mempermudaah rezekinyaa.

Senantiasa melibatkan orangtua dalam setiap keputusan penting yang bakal dibuatnya.

Sebelum ujian, hendak mendaftar ke sekolah yang lebih tinggi, memilih calon pendamping, hendak menikah, hendak mengawali usaha dan sebagainya.

8. Tidak sempat lupa mendoakan orangtuanya.

Anak yang shaleh/shaleha tidak sempat lupa menyertakan orangtuanya dalam setiap doa-doanya.

Dia ingin Allah menjaga, mengasihi, memberi kekuatan, kesehatan pada mereka semacam halnya yang diperbuat orangtuanya saat dirinya kecil.

Dia memohon supaya Allah menjaga hatinya untuk tetap senantiasa berbuat baik pada keduanya.

9. Rutin menceriakan hati orangtuanya.

Anak-anak ialah rezeki dan keceriaan hati orangtuanya. Anak yang senantiasa membahagiakan dan menceriakan hati orangtua, rutin membikin bangga orang tua adalah anak yang mengangkat rezeki.

Anak ini sangat menjaga nama baik dirinya, orangtua dan keluarga besarnya. Prestasi dan ukiran nama baik menjadi tolak ukurnya.

Bukan anak yang memancing rasa sulit, kegalauan, kekecewaan, ratapan, umpatan bahkan keluarnya sumpah orangtua padanya.

Itulaah 9 ciri anak yang mengangkaat rezeki bagi orangtuanyaa. Anak itu karuniaa dan rezeeki Ilahi, diberbaagi pada orang-orang yang terpercayaa untuk menjadi orangtuaa. Tidak semua orang diberi rezeki ini bukan?

Solusi supaya anak bisa memenuhi ciri-ciri anak pembawa rezeki orangtua.

Memiliki anak shaleh/shaleha dan mengangkat rezeki itu harus diupayakan.

Mulaai dari proses pembuatanyaa yang menyertakaan Allah di dalamnyaa.

Ucapaan bismillah saat meperbuaat hubungan suami isteeri dan doa yang dipanjatkaan padaNya supayaa bila hubungaan tersebut menghassilkan janin, bakaal diiringi rahmatNyaa.

Proses kelahiran, membesarkan dan mendidiknya dengan ilmu agama dan ilmu yang berguna.

Senantiasa mengamati perkembangan anak, menggiring ke jalan yang benar dan luar biasanya segera bila tercebur dalam kemaksiatan.

Senantiasa ada saat anak membutuhkannya. Jadi seusaai tua kelaak anak bakaal rutin ada jugaa untuk dirinyaa.

Mendidik dengan pujian dan apresiasi dan meminimalkan hukuman.

Menjadikan diri teladan terpuji buat anak. Jangan menyebut-nyebut kebaikan dan jasa terhadap anak.

Sebab itu telah semestinya dan menjadi tanggung jawab orangtua. Berusaha melindungi anak dari pengaruh luar yang membahayakan.

Berbagi apa yang paling baik bagi tumbuh kembangnya. ASI sejak lahir hingga 2 tahun, makanan bergizi, merangsang kreativitasnya dan sosialisasinya.

Apabila ingin memiliki anak saleh dan mengangkat rezeki, mulailah dari diri kamu terlebih dahulu.

Jadilah manusia shaleh/shaleha yang bakal menjadi contoh dan teladan bagi mahluk kecil yang murni jiwanya itu. Masaa kecil anaak hanya sekali, jadikaan masa itu terindah baginyaa.

Semoga dengan postingan ini bisa menjadi ilmu orang tua dalam mendidik sang anak, semoga berguna.

Belum ada Komentar untuk "MasyaAllah.. ini 9 Ciri Istimewa Anak Pembawa Rezeki Untuk Orangtuanya. Para orang tua wajib baca ini!!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel