HEBOH, Seorang Ibu Siksa Bayinya Kerena Berisik Saat DIA Lagi Tidur


Video penyiksaan terhadap seorang bayi oleh ibu kandungnya sendiri terungkap usai ayahnya mengadukan kasus ini.
Ibu Kandung Siksa Bayinya Heboh di Media Sosial, Awalnya Dilapor Sang Ayah WN Austria

Ayah bayi yang merupakan kewarganegaraan Austria melapor kepada Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Bali.

"Kasus tersebut terungkap setelah bapak kandung yang berasal dari Austria melaporkan kekerasan tersebut ke P2TP2A," kata Ketua Harian P2TP2A Kota Denpasar, Luh Putu Anggreni kepada Tribun Bali di Denpasar, Jumat (28/7/2017).

Tersebarnya video penyiksaan bayi oleh ibunya ini pertama diketahui dari media sosial.

Dari keterangan pengunggah video dengan akun "Eva Vega", bayi tersebut rencananya diserahkan kembali kepada ibu kandungnya yang sebelumnya sempat melakukan penyiksaan tersebut.Penyerahan didampingi oleh pihak P2TP2A. Lihat videonya:


Hanya saja, pihak P2TP2A Provinsi Bali menyatakan bayi masih berada di Yayasan Metta.

Tribun Bali pun menelusuri keberadaan J di Yayasan Metta Mama & Maggha di Pemecatan Kelod.

Sampai disana, sejumlah staf yayasan menghampiri awak media, dan menjelaskan bahwa J masih sehat dan dirawat di Yayasan tersebut.

 Saat awak media baik televisi dan cetak hendak mengambil gambar, pihak yayasan tidak mengizinkan.

"Bayinya ada di ruang khusus. Tidak boleh difoto atau direkam," kata salah satu staf Yayasan tersebut sembari menolak dimintai keterangan.

Namun demikian, hingga saat ini Tribun Bali sedang berusaha meminta keterangan kepada kepala yayasan maupun kepala dusun setempat. (*)


Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Ibu Kandung Siksa Bayinya Heboh di Media Sosial, Awalnya Dilapor Sang Ayah WN Austria, https://ift.tt/3bABkaY.

Editor: Fahrizal Fahmi Daulay

Baca Sumber 

Belum ada Komentar untuk "HEBOH, Seorang Ibu Siksa Bayinya Kerena Berisik Saat DIA Lagi Tidur"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel