9 Gaya ‘Berhubungan Suami Isteri’ yang Benar Menurut Islam, Selain Lebih Enak juga Nggak Nambah Dosa

sudah kebelet pengen ” begitu ” sama istri
boleh cepet cepet tetapi senantiasa wajib terdapat aturannya supaya nambah berkahnya.. . .
karna itu jangan terburu – buru, karena jimamu dapat jadi dosa bila belum ketahui sebagian tata trik yang baik dan juga benar dalam berjima ini bagi islam.. .



benar buat pendamping baru, perihal istimewa dan juga dinantikan ialah itu berhubungan.
dan juga tidak hanya itu bila suami – istri melaksanakannya hendak menemukan pahala yang begitu besar.
tetapi jangan salah, bila jimamu itu berujung dosa akibat tata triknya salah.
nah, supaya jimamu berkah dan juga benar, berikut 7 tata trik berjima dengan baik dan juga benar bagi islam sebagaimana dilansir tribunnews. com
1. senggama wajib gunakan penutup
serupa dipaparkan oleh syaikh penadzam, kalau sebagian adab senggama ialah suami sebaiknya menyuruh istrinya buat melepas seluruh pakaiannya terdapat baiknya bahwa suami yg membebaskan baju istrinya. setelah itu suami dan juga istrinya bersenggama dalam satu selimut , hendak namun , bukan berarti senggama yg di jalani itu tanpa penutup sama sekali.
baca pula : untuk pasutri: berjima dapat jadi harus, sunnah, hingga haram, bergantung keadaan berikut
karna terdapat hadist melaporkan.
“ apabila kamu melaksanakan senggama dengan istrinya , hingga jangan telanjang serupa telanjangnya himar “
2. memperindah diri
saat sebelum bermalam kesatu, amat disukai buat memperindah diri tiap – tiap dengan berhias, mengenakan wewangian, dan bersiwak.
bersumber pada suatu hadits dari asma’ binti yasid radhiyallaahu ‘anha dia menuturkan, “aku merias aisyah buat rasulullah shallallahu a’laihi wasallam.
baca pula : mencapai keberkahan dari berjima dengan keampuhan doa ini yang hendak membagikan generasi baik
sehabis tuntas, saya juga memanggil rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
dia juga duduk di sisi aisyah.
setelah itu dikasih kepada dia segelas susu. rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam meminum susu tersebut dan juga menyerahkannya pada aisyah.
aisyah menundukkan kepalanya karna malu.
hingga segeralah saya menyuruhnya buat mengambil gelas tersebut dari rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. ” [hr ahmad, sanad hadits ini dikuatkan oleh al – allamah al – muhadits al – albani dalam adabul zifaf].
ada juga disunnahkannya bersiwak, karna adab yang dicontohkan oleh rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kalau dia senantiasa bersiwak tiap tiap bakal masuk rumah sebagaimana disebutkan oleh aisyah radhiyallaahu ‘anha dalam shahih muslim.
baca pula : 3 perihal kesalahan yang kerap dicoba suami dikala berjima sementara itu jadi kemauan istri
tidak hanya itu hendak amat baik pula bila diiringi dengan membuat cantik kamar pengantin sampai – sampai jadi sempurnalah sebab – sebab yang menimbulkan kecintaan dan juga atmosfer romantis pada dikala itu.
3. meletekkan tangan ubun ubun istri
sebaiknya suami meletakkan tangannya pada ubun – ubun istrinya seraya mendoakan kebaikan dengan doa yang rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ajarkan
“ya allah, sebetulnya saya meminta kepada – mu dari kebaikannya (istri) dan juga kebaikan tabiatnya, dan juga saya berlindung kepada – mu dari kejelekannya dan juga kejelekan tabiatnya. ”[hr. bukhari dari teman abdullah bin amr bin Al ash radhiyallaahu anhu].
4. salat sunat 2 rakaat
disunnahkan untuk keduanya buat melaksanakan shalat 2 rakaat bersama – sama.
baca pula : benarkah suami berdosa bila tidak membagikan yang optimal buat istri dikala berjima?
syaikh angkatan laut (AL) albani dalam adabuz zifaf mengatakan 2 atsar yang salah satunya diriwayatkan oleh abu bakr ibnu abi syaiban dalam al – mushannaf dari teman abu sa’id, bekat budak teman abu usaid, dia mengisahkan kalau semasa masih jadi budak dia sempat melakukan perkawinan.
dia mengundang sebagian teman rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, antara lain abdullah bin mas’ud, abu dzarr, dan juga hudzaifah.
abu sa’id berkata, “mereka juga membimbingku, berkata, ‘apabila istrimu masuk menemuimu hingga shalatlah 2 rakaat. mintalah proteksi kepada allah dan juga berlindunglah kepada – nya dari kejelekan istrimu. sehabis itu urusannya terserah engkau dan juga istrimu. “dalam riwayat atsar yang lain abdullah bin mas’ud radhiyallaahu ‘anhu berkata, perintahkan isrtimu shalat dibelakangmu. ”
5. jangan terburu buru
apabila seseorang suami mau menggauli istrinya, janganlah dia terburu – buru hingga kondisi istrinya betul – betul siap, baik secara raga, ataupun secara psikis, ialah istri sudah seluruhnya menerima keberadaan suami bagaikan penggalan dari pribadinya, bukan teman .
baca pula : berjima dikala malam hari. haruskah langsung mandi junub?
begitu pula kala suami telah menuntaskan hajatnya, jangan pula pribadinya terburu – buru meninggalkan istrinya hingga terpenuhi hajat istrinya.
maksudnya, seseorang suami wajib mencermati kondisi, perasaan, dan juga kemauan istri.
kebahagian yang bakal dia raih, dia usahakan pula dapat dialami oleh istrinya.
6. diharamkan lewat dubur
ingat, diharamkan lewat dubur.
rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang maksudnya, “barang siapa yang menggauli istrinya kala lagi haid ataupun lewat duburnya, hingga dia telah kufur dengan apa yang diturunkan kepada muhammad. ” [hr. abu dawud, at – tirmidzi, dan juga yang yang lain, dishahihkan oleh syaikh angkatan laut (AL) albani dalam shahih sunan abu dawud].
baca pula : suami harus mengerti 12 pemicu istri ogah diajak berjima dan juga solusinya
kata ‘kufur’ dalam hadits ini menampilkan betapa besarnya dosa orang yang melaksanakan perihal ini.
walaupun, kata para ulama, ‘kufur’ yang diartikan dalam hadits ini merupakan kufur kecil yang belum keluarkan pelakunya dari islam.
7 tidak boleh menyebarkan rahasia ranjang
tidak boleh menyebarkan rahasia ranjang.
rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang maksudnya, “sesungguhnya diantara manusia yang amat kurang baik perannya di sisi allah pada hari kiamat merupakan pria yang menghadiri istrinya dan juga istrinya membagikan kepuasan kepadanya, setelah itu dia menyebarkan rahasianya. ” [hr. muslim dari teman abu sa’id        Al khudri radhiyallaahu anhu
kesempurnaan syariat islam ini menampilkan betapa besarnya atensi allah terhadap hamba – nya melebihi atensi hamba terhadap pribadinya seorang diri. oleh karenanya, hendaklah tiap hamba senantiasa berposisi di atas fitrah tersebut di atas agama allah supaya pribadinya senantiasa berposisi di atas jalur yang lurus,
“ (tetaplah di atas fitrah) yang allahtelah menghasilkan manusia bagi fitrah itu. ” [qs. ar rum: 30]. allahu a’lam

Belum ada Komentar untuk "9 Gaya ‘Berhubungan Suami Isteri’ yang Benar Menurut Islam, Selain Lebih Enak juga Nggak Nambah Dosa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel