Cewek Ini Mau Dijual, Bayar Utang dengan 70 Kali Berhubungan Badan

Wt, korban perdagangan orang memberi keterangan dalam persidangan di PN Batam. (Febby Anggieta Pratiwi/Batam Pos/pojoksatu)

Seorang cewek asal Riau berinisial Wt (17), nyaris menjadi korban perdagangan orang (human trafficking) di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri)  dari terdakwa Laura Risky dan Syafii alias Indra.
Saat dihadirkan di persidangan, Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (13/2) Wt menceritakan kisahnya yang nyaris dijual ke Malaysia sebagai pekerja seks komesial (PSK).
Semula dia berkenalan dengan Laura. Waktu itu Wt sedang bekerja di cafe Feby, belakang Kantor BCA Baloi, Juli 2016 lalu. Wt lantas meminta dicarikan pekerjaan, karena gajinya di kafe sangat kecil yakni Rp 1 juta.
“Kebetulan dia (Laura) bertanya, saya pun mengeluh minta tolong carikan kerja yang siang hari. Bukan kerja malam,” ujar Wt di hadapan majelis hakim seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Selasa (14/2).
Komunikasinya dengan Laura berlanjut hingga tawaran pekerjaan itu tiba. Lantas Wt pun menerima pekerjaan itu sebagai pemandu lagu di sebuah karaoke di sebuah hotel bilangan Batuampar, Batam. Akan tetapi pekerjaan itu hanya dilakoni sehari saja.

Belum ada Komentar untuk "Cewek Ini Mau Dijual, Bayar Utang dengan 70 Kali Berhubungan Badan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel